Edward Soeryadjaya

JAKARTA, fortiter news – Pengusaha Edward Seky Soeryadjaya yang merupakan anak sulung dari pendiri PT. Astra Internasional, William Soeryadjaya, tengah terseret kasus dugaan korupsi. Edward  menjadi tersangka terkait dugaan korupsi pengelolaan dana pensiun Pertamina senilai Rp 1,4 triliun.

Hal ini disampaikan oleh Rinto Wardana, SH. MH, kuasa hukum Fransiska Kumalawati Susilo kepada Wartawan saat bertemu di salah satu Cafe di Bilangan, Jakarta Selatan pada hari Rabu (3/10/2018).

Menurut Rinto Wardana disampaikan bahwa selain kasus korupsi, Edward Soeryadjaya ternyata menjadi tersangka juga dalam kasus keterangan palsu akta notaris Yayasan Badan Pengurus Sekolah Menengah Kristen Jawa Barat. Meskipun telah dipanggil 13 kali untuk bersaksi oleh pengadilan namun ia mangkir.

Kini mantan direksi PT Astra Graphia tersebut harus menghadapi perkara baru lagi, kali ini sang istri Fransiska Kumalawati Susilo mendaftarkan gugatan terhadapnya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Rinto Wardana SH. MH

Gugatan diajukan pada tanggal 27 September 2018 teregister dengan nomor 536/Pdt/2018/PN Jkt. Pst. Gugatan tersebut berisi tentang perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Edward Soeryadjaya ketika membuat 3 perjanjian yang mengatur pengalihan harta warisan

Di dalam salah satu klausul perjanjian tersebut mensyaratkan bahwa berlakunya perjanjian ini harus terlebih dahulu mendapatkan persetujuan pasangan suami / istri dari pihak yang  membuat perjanjian, namun ternyata Fransiska sebagai istri Edward Seky Soeryadjaya  tidak dilibatkan

Fransiska adalah istri sah Edward Soeryadjaya yang telah dinikahinya sejak 1 Agustus 1994 lalu. Dari hasil pernikahan tersebut mereka dikaruniai seorang anak bernama Augusta George Laksmana Saputra Soeryadjaya.

“Ya, klien saya tidak dimintakan persetujuan apapun terkait dibuatnya perjanjian, padahal dalam perjanjian tertanggal 15 Januari 2010 terdapat hasil penjualan harta bawaan dalam hal ini harta warisan tetapi tergugat sama sekali tidak memberikan informasi apapun kepada klien saya”, kata Rinto Wardana Penasehat Hukum Fransiska.

“Disamping itu, lahirnya perjanjian itu tidak memenuhi syarat sahnya perjanjian karena almarhum William Soeryadjaya sedang dalam keadaan sakit dan terbaring dirumah sakit sehingga tidak dapat bertindak secara layak dalam memberikan sikap atas harta warisannya. Sehingga dengan demikian ketiga perjanjian yang dibuat tergugat bersama saudara-saudaranya harus batal demi hukum,” Lanjut Rinto.

Selain Edward Soeryadjaya, Fransika juga menggugat 3 orang lainnya yang merupakan adik dari suaminya yaitu Edwin Soeryadjaya, Joyce Soeryadjaya dan Judith Soeryadjaya. (mn/fn)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here