Aromanya…
Memelekkan bola mata yang sayup
Bahkan raja mimpi pun minggat saat dia mendekat

Rasanya….
Menusuk lidah para penikmat…
Dibalik warna pekatnya tersimpan sejuta rasa
Kadang memberi bahagia dikala letih
Menemani tiap waktu,tiap suasana

Yah…
Kopi nikmat, kopi bajawa…
Membunuh rasa lelah yang tak menentu
Mengusir rasa jenuh yang ingin mendekat…
Saat dewi air yang mengalir melebur dengan hitamnya….
Menyeruakkan aroma tak tertahankan di penciuman tiap penikmatnya…
Kopi Bajawa, tak tertandingi.

 

Langa, 20 September 2018
Oleh Agustina Bate
*Penulis adalah Guru di SMP St. Agustinus Langa dan penikmat sastra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here