Ilustrasi

KAZAKHSTAN, fortiter news – Pemerintah Kazakhstan akan melakukan kebiri secara kimia bagi para paedofil. Hukuman tersebut akan diterapkan dalam waktu dekat seiring dengan akan disahkannya undang-undang baru untuk menghukum para terpidana kasus paedofilia.

Dengan adanya undang-undang tersebut, Kazakhstan akan menjadi negara pertama yang melakukan kebiri secara kimia bagi para paedofil.

Kementerian Kesehatan Kazakhstan mengatakan, terpidana pertama yang akan menjalani hukuman ini adalah seorang pria asal Turkestan yang tak disebutkan namanya.

Untuk melaksanakan hukuman ini, pemerintahan Presiden Nursultan Nazarbayev menyediakan anggaran sebesar 27.000 dollar AS atau sekitar Rp 400 juta untuk menyuntik 2.000 terpidana kasus paedofilia tahun ini.

“Saat ini ada permintaan pelaksanaan pengebirian dengan cara kimia sesuai dengan perintah pengadilan,” kata wakil menteri kesehatan Lyazzat Aktayeva.

Awal tahun ini, pemerintah Kazakhstan mengusulkan sebuah undang-undang baru untuk mengebiri para terpidana paedofil.
“Anggaran yang sudah dikucurkan cukup untuk melakukan 2.000 penyuntikan,” ujar Aktayeva.

Setelah undang-undang ini disahkan, senator Byrganym Aitimova mengatakan, langkah pengebirian ini dilakukan dengan “satu kali suntikan” untuk mencegah terpidana melakukan kekerasan seksual.

Untuk melaksanakan pengebirian ini, Kazakhstan menggunakan cyproterone, sebuah steroid anti-androgen yang dikembangkan untuk melawan kanker.

Selain dikebiri, pelaku kejahatan seksual terhadap anak-anak juga mendapatkan hukuman penjara selama 20 tahun.

Sejumlah laporan mengatakan, kasus perkosaan terhadap anak-anak di Kazakhstan meningkat dua kali lipat menjadi sekitar 1.000 kasus antara 2010 hingga 2014. (fn/fn)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here