Fransiska Kumalawati Susilo

JAKARTA, fortiter news – Masih ingat Fransiska ? Selain pernah melaporkan Sandiaga, kini ia juga menggugat suaminya. Nama Fransiska Kumalawati Susilo mencuat ke publik beberapa waktu lalu karena kasus yang menyeret nama Sandiaga Salahuddin Uno. Ia melaporkan mantan wakil gubernur DKI Jakarta tersebut tahun 2017 lalu ke Polda Metro Jaya atas tindak pidana penggelapan tanah di Tangerang Selatan.

Kini Fransiska melayangkan gugatan terhadap suaminya Edward Seky Soeryadjaya, pasalnya sang suami melakukan perbuatan melawan hukum, yakni mengalihkan harta warisan tanpa sepengetahuannya. Demikian  kata Rinto Wardana, SH. MH, kuasa hukum Fransiska Kumalawati Susilo kepada Wartawan saat bertemu di salah satu Cafe di Bilangan, Jakarta Selatan pada hari Rabu (3/10/2018).

Edward Soeryadjaya adalah putra sulung dari pendiri PT Astra Internasional, William Soeryadjaya, ia digugat karena Fransiska sebagai istri sah merasa dibohongi dan dirugikan oleh direktur Ortus Holding Ltd tersebut.

Edward Soeryadjaya

Tanggal  15 Januari 2010 silam, Edward bersama saudara –saudaranya membuat perjanjian pengalihan harta warisan tanpa melibatkan dirinya, padahal dalam perjanjian tersebut terdapat klausul yang menyatakan bahwa dibutuhkan persetujuan suami/istri untuk penandatanganan dan pelaksanaan perjanjian tersebut.

Namun ternyata nama dan tanda tangan Fransiska sebagai istri yang sah tidak tercantum dalam perjanjian tersebut, yang ada malah nama perempuan lain. Karena merasa dirugikan serta haknya sebagai seorang istri diabaikan, Fansiska kemudian menggugat Edward ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

“Ya, klien saya tidak dimintakan persetujuan apapun terkait dibuatnya perjanjian. Padahal dalam perjanjian tertanggal 15 Januari 2010 terdapat hasil penjualan harta bawaan dalam hal ini harta warisan, tetapi tergugat sama sekali tidak memberikan informasi apapun kepada klien saya,” kata Rinto Wardana Penasehat Hukum Fransiska.

Edward dan Fransiska menikah 24 tahun silam, tepatnya tanggal 01 Agustus 1994. Sejak saat itu hingga kini Fransiska masih tercatat dan sah secara hukum sebagai istri Edward.

Menurut ketentuan Undang Undang Perkawinan  pasal 31 ayat (1)  “Hak dan kedudukan istri adalah seimbang dengan hak dan kedudukan suami dalam kehidupan rumah tangga dan pergaulan hidup bersama dalam masyarakat”

Karena telah melakukan perbuatan yang melanggar haknya sebagai seorang istri dengan tidak meminta persetujuan terlebih dahulu, maka tindakan Edward tersebut dianggap melanggar pasal 1365 KUH Perdata

Gugatan yang diajukan Fransiska ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada tanggal 27 September 2018 tersebut, teregister dengan nomor 536/Pdt/2018/PN Jakarta Pusat. (ma/fn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here