MALAKA, fortiternews.com – Ribuan Umat Katolik yang menyebar pada 17 Paroki di wilayah Dekenat Malaka pada hari Kamis (25/10/2018) berkumpul di Kota Betun – Kabupaten Malaka menerima kehadiran Bunda Maria yang selama dua bulan terakhir mengelilingi Kabupaten Malaka dalam acara Perarakan Besar Malaka 2018.

Prosesi Penerimaan Patung Bunda Maria di Kota Betun diterima 7 ribu lebih penari Likurai dari pelajar se Kabupaten Malaka, drum band SMAN Harekakae dan drum band SMA Sinar Pancasila Betun dan 300 penari SMPK St Isidorus Besikama.

Pantauan Media Fortiternews.com, sejak Patung Bunda Maria dilepas dari Stasi Haitimuk – Paroki Kleseleon sekitar pukul 14.00 Wita ribuan umat dari wilayah seberang sungai Benenai di Wewiku ikut menghantarkan dan berarak bersama Bunda Maria.

Rm. Edmundus Sako, Pr Deken Malaka, mengatakan sangat senang dengan kegiatan Perarakan Besar Malaka 2018.

Rm. Edmundus Sako, Pr (Romo Deken Malaka)

“Kita senang karena partisipasi umat yang disinggahi Bunda Maria sangat bagus. Dari aspek devosi kepada Bunda Maria disetiap paroki yang dikunjungi berjalan baik. Umat sangat antusias mengikuti kegiatan devosi di berbagai Paroki. Umat disetiap Paroki berkesempatan berdoa dan bernyanyi serta bergembira bersama dalam suasana religius,” ungkap Rm. Edmundus Sako, Pr.

Ketua Panitia Perarakan Besar Malaka 2018, Petrus Bria Seran mengatakan hal yang sama.

“Terima kasih banyak kepada semua Pastor Paroki, Pastor Pembantu, Bruder, Suster, Frater dan Pimpinan DPP setiap paroki se dekenat Malaka, TNI , Polri dan Pemda Malaka yang dengan caranya sendiri mensukseskan perarakan besar Kabupaten Malaka 2018. Selama satu minggu ke depan hingga puncak acara tgl 31 Oktober 2018 kita memasuki pekan suci . Kita tetap mengikuti berbagai rangkaian acara setiap hari sesuai agenda dan jadwal yang ditentukan Panitia,” pungkas Petrus Bria Seran. (edi/fn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here