Imelda Reli Agat, S. Pd bersama siswa SMA NCIPS Kupang saat melakukan studi lapangan di BMKG Kupang dan Museum Daerah NTT

KUPANG, fortiternews.com – Sekolah Menengah Atas Nusa Cendana International Plus School (SMA NCIPS) yang berlamat di Jalan Kenanga, Nomor 1, Naikolan, Kota Kupang dan berada di bawah naungan Servas Mario Foundation melakukan rekreasi yang bersifat edukasi kepada para siswa-siswinya dengan melakukan study lapangan selama dua hari dan ziarah rohani.

Studi lapangan dari para siswa SMA NCIPS ini dilakukan dengan melakukan kunjungan ke Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kupang di Bandara Udara El Tari, Jalan Adisucipto, Penfui, Kupang pada Rabu (17/10/2018) pukul 08.00 wita.

Pada Kamis (18/10/2018) pukul 08.00 wita para siswa-siswi ini mengunjungi Museum Daerah NTT di Jalan Frans Seda, Kota Kupang.

Sedangkan ziarah rohani, mereka laksanakan di Taman Ziarah Oebelo, Kabupaten Kupang pada Jumat (19/10/2018) pukul 09.00.

Kegiatan studi lapangan dan ziarah rohani oleh siswa-siswi SMA NCIPS Kupang diikuti siswa yang berjumlah 28 orang dan didampingi oleh para guru yang berjumlah 8 orang.

Imelda Reli Agat, S.Pd, saat memberikan keterangan kepada Redaksi Fortiternews.com Media Anak Muda NTT via pesan Whatsapp pada hari Jumat (19/10/2018) pukul 15.00 wita menjelaskan bahwa tujuan dilakukan studi lapangan dan ziarah rohani ini untuk menambah wawasan  para siswa dibidang IPTEK.

“apalagi belajar fenomena alam yang lagi aktual saat ini yaitu tsunami dan gempa jadi tempatnya yang tepat untuk anak-anak adalah di BMKG El Tari Kupang. saat ke BMKG, Anak-anak antusias sekali untuk bertanya sampai petugas kewalahan menjawab,” jelas Imelda.

Lanjut Imelda, anak-anak siwa SMA NCIPS diberi kesempatan untuk mengunjungi Museum Provinsi NTT untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang sejarah dan budaya lokal dan nasional.

“selama ini anak-anak hanya membaca buku tentang budaya, alam NTT dan berimajinasi tapi begitu melihat secara langsung mereka lebih memahami dengan baik, mereka sangat bersemangat dan didukung penuh orang tua,” ucap Imelda lewat pesan Whatsappnya.

Mengenai ziarah rohani ke Taman Doa Oebelo itu dilaksanakan sebagai wujud syukur atas segala berkat Tuhan, sebagai wujud aktualisasi dari pendidikan karakter yg ditekankan dalam Kurikulum 2013.

“Dengan belajar di luar kelas selama 3 hari, saya yakin banyak hal yang mereka serap untuk menambah wawasan sosial dalam hidup bermasyarakat. Sedangkan pada hari Senin (22/10/2018) pelajaran akan kembali berjalan normal seperti biasanya. Oh ya sebenarnya program ini juga untuk melepas penat setelah ujian mid smester,” kata Imelda, Ibu dari 3 anak ini.

Apa keunggulan dari SMA NCIPS Kupang?

Imelda Reli Agat, S. Pd kepada Redaksi Fortiternews.com Media Anak Muda NTT menjelaskan untuk edukasi dilaksanakan study tour supaya dapat blajar langsung di lapangan. Untuk program berikutnya SMA NCIPS Kupang akan mengunjungi dan belajar di PT. Semen Kupang dan Markas TNI Angkatan Laut di Tenau.

Keunggulan lain dari sekolah ini adalah menggunakan program bilingual yakni menggunakan Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia dalam proses belajar mengajar.

“Ini wajib dilakukan agar para siswa  saat kemana saja tidak pernah terkendala dengan bahasa dan istilah asing, semoga dengan studi lapangan ini dapat menambah pengetahuan anak-anak serta para gurunya. Output SMA NCIPS Kupang 70% mereka menjadi dokter pak, yang lainnya di pemerintahan dan swasta,” beber Imelda Reli Agat, S.Pd yang fasih berbahasa Inggris.

Selain itu SMA NCIPS Kupang selama beberapa tahun ini selalu menyabet setiap perlombaan di tingkat nasional , Provinsi NTT, dan Kota Kupang terlebih khusus dalam perlombaan Sains dan debat.

Anda ingin anak anda menjadi output yang hebat dan fasih berbahasa asing serta menjadi output yang diperhitungkan di dunia kerja, SMA NCIPS Kupang adalah pilihan yang tepat. (aa/fn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here