Suasana Perarakan Patung Suci bunda Maria di Malaka

MALAKA, fortiternews.com – Umat Paroki Kleseleon di Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka siap menerima kehadiran Bunda Maria dalam Perarakan Besar Malaka 2018 secara adat dari Paroki Besikama, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, Senin (23/10-2018).

Selama berada di Paroki Kleseleon patung Bunda Maria akan ditempatkan pada tiga titik yakni di SDK Wetulan-Desa Naas – Malaka Barat, SDK Kleseleon di Desa Kleseleon – Kecamatan Weliman dan Stasi Haitimuk di Desa Haitimuk -Kecamatan Weliman.

Disetiap titik patung kudus Bunda Maria ditahtakan masing-masing satu hari satu malam. Diharapkan selama perarakan di Paroki Kleseleon bisa jadi sarana devosi bagi umat yang dikunjungi kata Pastor Paroki Kleseleon Rm. Hendrikus Hale, Pr kepada Wartawan Fortiternews.com disela acara penjemputan patung kudus Bunda Maria di Desa Maktihan- Kecamatan Malaka Barat, Senin (23/10-2018).

Romo Hendrik mengatakan umat Paroki Kleseleon khususnya di tiga desa masing-masing Desa Maktihan, Desa Naas dan Desa Motaulun akan menjemput patung Bunda Maria yang diarak dari Paroki Besikama menuju batas Paroki Kleseleon di wilayah Desa Maktihan.

Umat Paroki Kleseleon saat menerima Patung Bunda Maria

“Umat tiga desa disini akan menerima Arca Bunda Maria secara adat Malaka di batas Paroki lalu diarak menuju tempat pentahtaan Bunda Maria di SDK Wetulan desa Naas dan ditahtakan selama satu malam, besok sore kita akan arak menuju pusat Paroki di Kleseleon Malaka Barat dan ditahtakan di SDK Kleseleon selama satu malam,” jelas Romo Hendrik.

“Keesokan harinya patung Bunda Maria akan diarak menuju Stasi Haitimuk dan akan ditahtakan disana selama satu malam. Tanggal 25 Oktober 2018 siang, kita umat Paroki Kleseleon mengarak Bunda Maria dari Haitimuk menuju pusat Dekenat Malaka di Betun kecamatan malaka tengah, sebagai Pastor Paroki saya meminta kepada seluruh umat di Paroki Kleseleon agar berpartisipasi dalam kegiatan perarakan di wilayah Paroki Kleseleon Malaka barat,” lanjut Romo Hendrik.

Menurut Rm. Hendrikus Hale, Pr,  Peristiwa tersebut adalah peristiwa iman sehingga diharapkan semua umat memanfaatkan waktu ini sebaik mungkin untuk berdoa dan bernyanyi memuji Tuhan melalui kegiatan perarakan. (edi/fn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here