Aku tau ketika aku kau dikandung.
Meski aku gagu untuk mengaku.

Penulis: Yohanes Gale

Kau berpeluh ketika aku tanpa ampun mengacau.
Entah apa yang kau pikirkan.

Aku tak sempat dibuat mengerti.
Aku hanya tau.
Aku adalah bagian dari rahimmu.

Kamu tau kampung kita ?
Ya. Kampung bebatuan cadas.

Aku kau papah di cadas itu.
Tapi hatimu tak secadas bebatuan itu.

Aku tau. Bahkan kelembutanmu mengalahkan kapas sutra itu.
Berapa yang aku bayar ?
Belum. Tapi buatmu sudah cukup bahagia bila kelak aku besar.

Kini kau tetap menanti sampai aku menua bila kau terus melihatku.
Bahkan harapmu aku harus bahagia tanpa perlu membahagiakanmu.
Sampai kapan kau ibuku Maria ?
Sampai nanti Mariaku.

Oeekam 30 Agustus 2019
*Oleh Yohanes Gale, seorang perantau dan Guru di Pedalaman tanah karang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here